Pesan untuk Diri Sendiri: Ayo Ngeblog Lagi!

hari blogger nasionalWrite something then we can talk.

Tidak terasa sudah setahun sejak menulis dalam rangka Hari Blogger Nasional. Posting tahun lalu bisa dibaca di sini.

Sebenarnya 6 bulan terakhir ini saya nggak nulis lagi bukan karena males ngeblog, sih. Ada beberapa posting yang sempat saya tulis ala kadarnya namun berserakan di sana-sini seperti hati yang dipatahkan tiba-tiba begitu aja.

Ada beberapa film yang saya tonton—sebagian bagus, sebagian biasa saja namun cukup menghibur, dan sebagian sungguh menyebalkan. Dua film sempat saya tulis review-nya. Pertama, film Thailand berjudul Teacher’s Diary (review ini penuh spoiler!). Sudah lama sekali rasanya nggak nonton film rom com yang membuat bibir tersenyum ketika keluar dari bioskop. Teacher’s Diary ini seperti tamu yang lama sekali saya tunggu dan tiba-tiba mengetuk pintu kemudian mengajak saya bercengkerama. Review selengkapnya ada di tautan tadi. Saya juga sempat nonton film besutan Disney, Maleficent. Ini benar-benar filmnya Angelina Jolie—no pun, she owned the whole movie. Review saya tulis di sini.

Hiruk pikuk politik tahun ini juga sempat saya amati, meski tidak terlalu mendalam dan serius. Menurut saya, adalah hal yang bagus ketika banyak orang—first time voters, terutama—menjadi lebih melek politik menjelang Pilpres seperti beberapa bulan yang lalu. Politik di negara demokrasi memang harus ramai.
Saya masih bereksperimen ngeblog di Path, seperti yang pernah saya bilang, bisa namun ada tantangan sendiri. Pembaca di sana juga cukup responsif terhadap tulisan, beberapa meninggalkan komentar dan menjadi diskusi, sisanya meninggalkan ‘love’. Ada pengalaman menjengkelkan-namun-berakhir bahagia terkait dengan Pemilu Presiden kemarin. Jadi saya terancam tidak bisa memilih di sini karena PPS daerah asal saya tidak membuatkan form A5 sebagaimana mestinya, padahal ibu saya sudah menginformasikan permintaan form A5 ke yang bersangkutan dari beberapa minggu sebelumnya. Alhasil, ibu saya harus pontang-panting ke kantor KPU di kota Kediri dan mengirimkan form tersebut melalui kantor Telkom. Cerita yang berantakan saya tulis di sini. (formatting seperti line break dan paragraph muncul di aplikasi Path namun tidak muncul di versi desktop. Entah kenapa.)
Terus adalagi “Apakah yang lebih menakutkan dari ketiadaan internet?”, tulisan saya di Medium sejak hiatus dari awal Januari lalu (ini sih kalo bayi udah mbrojol dan aqiqah kali!). Saya rasa Medium ini adalah blogging platform yang cocok untuk mereka yang ingin ngeblog untuk menyampaikan ide, tanpa harus menyertakan banyak foto atau dibebani dengan text formatting yang macem-macem. Saya lihat sudah mulai banyak blogger Indonesia yang menulis di sana dibandingkan tahun lalu—favorit saya akhir-akhir ini: M. Aan Mansyur.

Kembali ke soal blogging. Apa sih yang membuat seorang blogger bisa konsisten menulis konten baru di blognya? Tentu saja dia harus punya point of view yang bisa dia bagi (paling gampang dilihat sih dalam bentuk tema blog). Alasan teknis seperti kesibukan pekerjaan bisa menjadi halangan bila tidak dikelola dan rencanakan dengan baik. Soal monetisasi juga bisa. Tapi ada satu hal yang menurut saya menjadi motivasi paling kuat bagi seseorang untuk menulis.

Pembaca.

Seorang blogger bisa sadar bahwa di luar sana ada orang-orang setia membaca tulisannya dan selalu menunggu tulisan baru. Sebagian dari mereka berinteraksi melalui kolom komentar, sebagian yang lain lebih menikmati sebagai silent reader—meskipun tetap terbaca oleh statistik blog. Saya tidak memiliki banyak pembaca setia seperti itu (ah, ngeblog saja tergantung mood), tapi saya hafal beberapa nama yang sering meninggalkan komentar di sini. Rasanya menyenangkan ketika apa yang kita tulis menemukan pembacanya.

Saya jadi ingin mencoba menulis sesuatu yang belum pernah saya tulis di sini sebelumnya, ah. Tapi apa, ya?

Photo credit: Tommy Ton

Advertisements

6 thoughts on “Pesan untuk Diri Sendiri: Ayo Ngeblog Lagi!

  1. halo bang mol, aku sering mampir ke blogmu karna subscribe dan selalu saya tunggu muahahahah *dikasi duit receh*

    btw, itu tumblr baru yaa.. desainnya apik pisan bang.. aku melihat ada beberapa perubahan di desain-desain karyamu bang, lebih dewasa kalo aku bilang.. tapi tetap dengan kebiasaan Serif-mu

    aku udah nyoba-nyoba ngeblog di path, twitter, wordpress, dagdigdug, blogspot.. dan yang paling betah blogspot karna bisa desain sesuka hati walaupun ada beberapa feature yang aku suka seperti keterbatasan pada font-font yang not that good..

    coba posting, tentang desain menurut seleramu gimana bang, atau tulis penelitianmu wkkakaka

    blog aku apa kabar ya?

    *maap atas kesembronoan aku comment amburadul di blogmu bang*

    1. Hey Andie!

      Your comment really made my day! Thank you very much 🙂 #egoboosts

      Soal desain, entahlah, akhir-akhir ini suka sama yang agak minimalis, clean, dan responsive. Soal blogging platform, sepertinya kembali ke pribadi dan kebutuhan masing-masing. Posting soal desain? Hahahaha, bukan expertise-ku sih. Penelitian? Waduh, bisa dikeprukin orang kantor nanti.

      Sekali lagi, terima kasih atas komentarnya ya. Have a great day!

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s