Thoughts on Blogging

blogging

Blogging will not die. It just evolves and takes new forms.

Selamat Hari Blogger Nasional untuk semua blogger dan penikmat blogger di tanah air.

Apakah nge-blog jaman sekarang masih relevan? Untuk menjawab pertanyaan tricky seperti ini, berikut saya uraikan pandangan saya sebagai blogger amatir (atau bloher kakilima, kalau boleh saya menyebut).

Blog yang berasosiasi dengan profile social networks sepertinya sudah lewat masanya, ya. Seperti blog di Friendster jaman dulu. Mungkin karena nggak praktis untuk engagement: perlu account & profile untuk mengirim komentar dsb. Trend spotted: practicality. Untuk alasan tersebut, sistem komentar yang lebih universal lahir dan jadi hits, seperti Disqus. Platform seperti Blogger & Tumblr mendukung layanan ini.

Tumblr menjadi salah satu platform ngeblog paling heits karena kepraktisannya, sih. 1 foto aja bisa jadi 1 post. Trend spotted: ease. Contoh blog yang menurut saya pinter memanfaatkan faktor ease tadi: The Sartorialist & blog porno yang banyak bertebaran di Tumblr. Blog-blog ini cukup posting 1 foto (atau GIF), sedikit teks, kasih tag. Message-nya tetep bisa powerful.

Berikutnya: “mem-forward suatu blog post”. Tumblr & WordPress punya fitur reblog. Dengan ini, blogging menjadi “more social” dan efektif untuk membagi dan menyebarkan informasi.

Selanjutnya ada mikroblogging, ambil contoh paling deket Twitter. Mungkin masih jadi perdebatan apakah mikroblogging = nge-blog. Mikroblogging dan nge-blog memiliki kesamaan: sharing & spreading ideas and informations. .

Misal, blogger X dateng ke event Y. Si X live tweeting. Menurut saya itu termasuk blogging, sih. Live blogging di blog masih agak merepotkan untuk saat ini, hanya beberapa yang bisa meng-afford (seperti TheVerge). Tapi lebih baik lagi kalau live tweets tersebut dikompilasi terus di-blog jadi post utuh & komprehensif. Soalnya informasi di twitter itu ‘floating’, apa yang ada sekarang akan nguap setengah jam lagi dan tergantikan oleh hal baru.

Contoh lain: Instagram @arhcamt. Dia posting foto-foto trip & dia ngasih deskripsi dengan sangat bagus. Sharing stories, ada kolom komentar. Itu juga bentuk blogging. Contoh lain: senior saya, PhD di US, sering sharing cerita di kolom status Facebook. Panjang-panjang & insightful. Ada engagement & kadang diskusi. Menurut saya itu juga bentuk blogging, meski pembaca terbatas pada teman-temannya.

Dari contoh-contoh tadi saya simpulkan satu hal: paradigma yg harus dihapus adalah “blogging itu merepotkan”. Harus punya account lah, harus ngerti formatting lah, harus ngerti stats, layout blog, etc etc.  Akhirnya secara taksadar beberapa orang ‘ngeblog’ di platform favorit mereka: platform yang membuat mereka paling nyaman. Beberapa bulan ini saya ngetes hipotesis saya sendiri “you can do blogging on Path”. Bisa, meski banyak technical issues.

Intinya: ngebloglah dimana pun yang kamu suka. Tulis dan share apa yang pengen kamu tulis. Tips dari salah satu blogger favorit saya, Rusa Bawean: konsisten. Kalau konsisten, lama-lama akan jadi menarik.

Okay, segitu dulu. Selamat Hari Blogger.

Photo credit: The Sartorialist

 

Advertisements

13 thoughts on “Thoughts on Blogging

  1. memang disesuaikan kebutuhannya saja sih, kl mau cepat dan mudah pakai tumblr tetapi seperti biasa orang indonesia itu kebanyakan “banyak maunya” tapi pengen yg effortless, tentu saja gak bs dilakukan di WP yang apa saja ada tp butuh effort untuk dipelajari hihihi~

    1. Benar, sesuaikan investasi (waktu dan energi) sesuai kebutuhan dan tujuan. Mungkin karena alasan ini juga saya belum kepikiran beli domain blog pribadi, mas.

      XD

  2. well, blogging kan asal katanya “weblog”, which is of course stands for “web log”… jadi selama orang-orang masih mencatat aktivitas pribadinya di web, apapun bentuknya, maka blog belum mati.

    le blog est mort vive le blog

  3. ini yg waktu itu di-share di path ya molly? 😀 i agree with the sentiment! the platform doesn’t really matter i think as long as you create something out of it. #tsah :))

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s