Review: Dell Inspiron 14R N4110

 Change is easy. Really.

Hore, bisa ngeblog lagi!!!!! *BRUAKKK* *bunyi mesin fotocopy dilempar dari segala penjuru*
Kali ini saya akan mencoba me-review *UHUK!* sebuah laptop dari Dell. Oya, ini kan pertama kalinya saya me-review laptop untuk dibaca publik, jadi kalo ada pertanyaan silakan ditaro di kolom komentar saja ya. 
Modelnya Inspiron 14R N4110 (selanjutnya disebut Inspiron 14R saja ya). Inspiron 14R ini adalah laptop kelas mid-range yang menyasar ke anak-anak muda dengan harga yang relatif terjangkau dan solusi cukup menarik untuk lifestyle demografi tersebut. Mahasiswa dan karyawan (*UHUK!* seperti saya) juga cocok sih menggunakan laptop ini. Okay, tanpa basa-basi lagi, kita mulai dari desain saja ya.
Desain
Seperti kebanyakan laptop mid-range, Inspiron 14R ini memiliki dimensi yang standar sih ya (panjang x tebal x lebar: 34,3 cm x 3,04~3,28 cm x24,6cm; berat 2,2 kg). Nggak slim-slim banget, juga nggak ringan-ringan banget. Tapi masih nyaman buat ditenteng kok.

Di bagian belakang terdapat konektor jaringan,  port USB 3.0, slot kabel keamanan, dan konektor untuk adapter AC.

Di sisi sebelah kanan, akan kita temui optical drive, konektor headphone dan microphone yang terpisah, dan satu lagi port USB 3.0. Di sisi sebelah kiri ada konektor VGA, konektor HDMI, konektor eSATA dan satu port USB 2.0. Tidak ketinggalan slot card reader untuk SD, MMC dan Memory Stick.

Di bagian depan, nggak ada apa-apa sih kecuali beberapa lampu indikator. Bagian eksterior Inspiron 14R ini bisa dipasang copot lho (interchangeable lid), jadi kita bisa gonta-ganti lid sesuai mood atau gaya. Masang dan nyopotnya juga gampang, ada satu tombol kecil yang bisa ditekan trus lid-nya nanti akan keangkat dan bisa ditarik. Istilahnya “click and switch“.  Dell sendiri menyediakan beberapa opsi lids (sebagian didesain khusus, FYI) tetapi dijual terpisah. Itu tadi kelebihannya yaaa, kekuranganya sih….lid tadi agak glossy. Jadi sidik jari agak gampang tertinggal di situ. Oya, unit yang saya terima ini cuman dapet 1 lid, nanti sih mau dikasih beberapa lagi. Nanti deh kalo udah dapet saya post di sini lagi 😛

Ukuran chiclet keyboard-nya cukup besar dan cukup nyaman dalam penggunaan sehari-hari. Cuman sayangnya nggak backlit sih, jadi agak susah untuk mengetik di tempat gelap. Oya, di ujung kanan atas jajaran keyboard itu ada 3 tombol shortcut, masing-masing ke Windows Mobility Center (setting brightness layar, konektivitas nirkabel, baterai, dll), support center (semacam troubleshooting tools, ada juga backup & recovery), dan satu lagi untuk mengaktifkan/menonaktifkan layar.
Touchpad-nya cukup nyaman digunakan (meski saya sendiri lebih sering menggunakan wireless mouse). Ukurannya standar. Touchpad ini juga mendukung multitouch gesture, seperti scrolling dengan 2 jari atau pinch-to-zoom. Cukup membantu ketika browsing internet.
Inspiron  14R ini hadir dengan layar 14″ beresolusi 1366×768. Kualitasnya bagus, warna tampil vivid dan menyenangkan mata. Di atas layar terdapat webcam beresolusi 1280×720. Bagusnya lagi, webcam Inspiron 14R ini juga bisa merekam video dengan resolusi maksimum 1280×720 juga. Video dan foto bisa langsung di-upload ke YouTube atau Photobucket. Kan lumayan tuh, buat narsis-narsis unyu. 😛
Software
Urusan software, unit Inspiron 14R yang saya review ini dibundel dengan Windows 7 Home Basic, and nothing to write home about lah ya untuk yang satu ini. Beberapa program yang pre-installed:
Dell Stage. Semacam launcher serbaguna untuk mengakses file multimedia (foto, video, musik), shortcut ke program, dokumen, atau website favorit, dan games. UI-nya cukup intuitif berupa side-scrolling dock

Music stage, selain untuk mem-playback musik, juga bisa melakukan streaming radio lokal dan global. Kan asik tuh, kerja sambil dengerin siarannya kak @miund *eaaa*. Video stage-nya juga cukup bisa diandalkan untuk playback file video (ya kali, Windows Media Player-nya lagi kenapa-napa gitu).
Urusan dokumen, sudah ada Microsoft Office 2010 Starter. Untuk security, ada McAfee dan Dell DataSafe. Pengen muter DVD? Tenang, sudah ada CyberLink PowerDVD. 
Nah, buat yang LDR *UHUK!!!* Skype-nya udah pre-installed nih. Masih ada Dell Webcam Central buat narsis-narsis unyu tadi lho. Terintegrasi dengan Skype dan (kalo kemudian nginstall) Yahoo Messenger.
Roxio Creator Starter. Untuk burning dan mengopi CD.
FastAccess Facial Recognition. Security untuk login ketika laptop baru dinyalakan. Akurasi cukup bagus. *tiba-tiba merasa ganteng*
Kinerja
Untuk kinerjanya sendiri, Inspiron 14R ini cukup bisa diandalkan untuk ukuran karyawan semacam saya. Browsing internet, mengetik beberapa jenis dokumen, streaming video dari YouTube, memutar file multimedia, dan bekerja dengan Adobe Photoshop, semuanya bisa di-handle dengan baik oleh laptop ini. Dalam penggunaan normal, baterai bisa bertahan sampai 5-6 jam, kadang lebih dikiiiit. Untuk main game casual, okelah, tapi untuk game hardcore sepertinya nggak disaranin ya. Inspiron 14R ini segmennya bukan pemaen game serius sih ya. Prosesor Intel Core i3-2310M dengan clock speed 2.1GHz dan RAM sebesar 2GB cukup lah untuk penggunaan sehari-hari, apalagi yang make dede-dede unyu gitu 😀
Kesimpulan
Selama beberapa bulan terakhir menggunakan laptop ini, saya cukup puas kok. Kinerja dan konektivitas yang dapat diandalkan, desain yang stylish, baterai yang cukup decent, adalah beberapa poin yang menjadi kekuatan dari Inspiron 14R ini. Yang jadi perhatian khusus paling lid yang harus sering-sering dilap saja sih. 
Untuk spesifikasi lengkap, bisa dilihat di official produt page. Koleksi lids yang cakep-cakep  SWITCH by design studio ada di link ini.
Advertisements